Tetaplah berjalan
Sekalipun badai menghempasmu
Hadapilah
Dengan lapang dada
Teduhkan gejolak hati
Biar tenang riak jiwa mu
Senyumlah
Agar kesejukan itu tetap terpancar
Damai dan maafkan
Bila itu tak sesuai nuranimu
Sebab kita hanya saksi
Dari perjalanan hidup
Laiknya pelangi dengan perniknya kelamnya
Demikianlah hidup dengan warnanya
Bilah letih
Letakan sajadah mu
Luapkan isi hati mu
Sebab DIA maha tahu lelah mu
Jangan pernah menjauh
Agar rinai kesedihan
Tak dapat berteman dengan mu
Janganlah takut tersungkur
Sebab ada tangan kuat menopang mu
DIA lah TUHAN mu

Sekalipun badai menghempasmu
Hadapilah
Dengan lapang dada
Teduhkan gejolak hati
Biar tenang riak jiwa mu
Senyumlah
Agar kesejukan itu tetap terpancar
Damai dan maafkan
Bila itu tak sesuai nuranimu
Sebab kita hanya saksi
Dari perjalanan hidup
Laiknya pelangi dengan perniknya kelamnya
Demikianlah hidup dengan warnanya
Bilah letih
Letakan sajadah mu
Luapkan isi hati mu
Sebab DIA maha tahu lelah mu
Jangan pernah menjauh
Agar rinai kesedihan
Tak dapat berteman dengan mu
Janganlah takut tersungkur
Sebab ada tangan kuat menopang mu
DIA lah TUHAN mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar